ma terre.
ribuan bintang terang berderetan,
memandu mata yang arahnya entah kemana.
bulan menyoroti; langkah-langkah kaki
yang tak kenal lelah menjejak
tanahku, bumiku.
dan rumput basah tertimpa percik hujan, harum baunya.
harum baunya; mengingatkanku.
agar jangan pernah lagi terbang. jangan pernah terbang.
karena sakit lukaku, darah berhamburan
ketika aku jatuh
tak bisa meraih langit lagi.
begitu jauh, begitu jauh.
tetaplah menapakĀ
tanahku, bumiku.
karena
aku takut terbang.

